RENCANA
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP-
2.1)
KURIKULUM
2013
Satuan Pendidikan : SMA Negeri 2 Masohi
Semester : 1
Mata
Pelajaran :
Pendidikan Agama Islam
Topik : kompetisi dalam kebaikan, dan etos kerja
Materi Pokok :
Q.S. Al-Maidah (5)
: 48; Q.S. Az-Zumar (39) : dan Q.S. At-Taubah (9) : 105
Alokasi Waktu :
4 X
3 Jam Pelajaran
Jumlah Pertemuan : 4 x Pertemuan
A.
Kompetensi
Inti :
(K1) :
Menghayati dan mengamalkan ajaran agama
yang dianutnya
(K2) : Mengembangkan
perilaku (jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli, santun, ramah
lingkungan, gotong royong, kerjasama,
cinta damai, responsif dan pro- aktif) dan menunjukan sikap sebagai bagian dari
solusi atas berbagai permasalahan bangsa dalam berinteraksi secara efektif
dengan lingkungan sosial dan alam serta
dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
(K3) :Memahami
dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural dalam ilmu
pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait
fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang
kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
(K4) :Mengolah, menalar,
dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang
dipelajarinya di sekolah secara mandiri,
dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.
B. Kompetensi Dasar
3.1
Menganalisis Q.S. Al-Maidah (5) : 48; Q.S. Az-Zumar (39) : dan Q.S.
At-Taubah (9) : 105, serta hadits tentang taat, kompetisi dalam kebaikan, dan
etos kerja.
4.1 Membaca Q.S. An-Nisa (4) : 59;
Q.S. Al-Maidah (5) : 48; Q.S. At Taubah (9) : 105 sesuai dengan kaidah tajwid
dan makhrajul huruf.
4.2 Mendemonstrasikan hafalan Q.S. An-Nisa (4) :
59; Q.S. Al-Maidah (5) : 48; Q.S. At-Taubah (9) : 105 dengan lancar
C.
Indikator Pencapaian Kompetensi
3.1
Mampu menganalisis Q.S. Al-Maidah (5) : 48; Q.S. Az-Zumar (39) : dan
Q.S. At-Taubah (9) : 105, serta hadits tentang taat, kompetisi dalam kebaikan,
dan etos kerja.
4.1 Mampu membaca Q.S. An-Nisa (4) : 59; Q.S.
Al-Maidah (5) : 48; Q.S. At Taubah (9) : 105 sesuai dengan kaidah tajwid dan
makhrajul huruf.
4.2 Mampu mendemonstrasikan hafalan Q.S. An-Nisa
(4) : 59; Q.S. Al-Maidah (5) : 48; Q.S. At-Taubah (9) : 105 dengan lancar
D. Tujuan
Pembelajaran
Setelah dilaksanakan kegiatan pembelajaran siswa dapat
1
Menganalisis Q.S. Al-Maidah (5) : 48; Q.S. Az-Zumar (39) : dan Q.S.
At-Taubah (9) : 105, serta hadits tentang taat, kompetisi dalam kebaikan, dan
etos kerja.
2. Membaca Q.S. An-Nisa (4) : 59;
Q.S. Al-Maidah (5) : 48; Q.S. At Taubah (9) : 105 sesuai dengan kaidah tajwid
dan makhrajul huruf.
3. Mendemonstrasikan
hafalan Q.S. An-Nisa (4) : 59; Q.S. Al-Maidah (5) : 48; Q.S. At-Taubah (9) :
105 dengan lancar
E. Materi Ajar
Q.S.
Al-Maidah (5) : 48; Q.S. Az-Zumar (39) : dan Q.S. At-Taubah (9) : 105, serta
hadits tentang taat, kompetisi dalam kebaikan, dan etos kerja
F. Metode Pembelajaran
Saintifik
kooperatif
rool play,diskusi, ceramah
G. Kegiatan Pembelajaran
|
Kegiatan
|
Deskripsi
|
Alokasiwaktu
|
|
Pendahuluan
|
·
Memberikan salam
·
Menanyakan kepada siswa kesiapan
dan kenyamanan untuk belajar
·
Menanyakan kehadiran siswa
·
Mempersilakan salah satu siswa
memimpin doa
·
Tanya jawab materi sebelumnya
·
Menyampaikan tujuan pembelajaran
melalui power point.
|
10 menit
|
|
Inti
|
·
Mengamati
- Menyimak bacaan al-Qur’anQS. Al Maidah (5):
48;Q.S. Az-Zumar (39) : 39; dan Q.S. At Taubah (9): 105 serta Hadits yang
terkait secara
individu maupun kelompok.
·
Menanya
-
Mengajukan pertanyaan
tentang kaedah tajwid yang terdapat dalam QS. Al Maidah (5):
48;Q.S. Az-Zumar (39) : 39; dan Q.S. At Taubah (9): 105
-
Mengajukan pertanyaan tentang makna mufrodat yang terdapat dalam QS. Al Maidah (5): 48;Q.S. Az-Zumar (39) : 39; dan Q.S. At Taubah (9):
105 serta hadits yang terkait
·
Eksperimen/Eksplor
-
Menganalisa kaedah tajwid yang terdapat QS. Al Maidah (5):
48;Q.S. Az-Zumar (39) : 39; dan Q.S. At Taubah (9): 105
-
Diskusi tentang makna mufrodat dan ijmali yang terdapat dalam QS. Al Maidah (5):
48;Q.S. Az-Zumar (39) : 39; dan Q.S. At Taubah (9): 105 serta Hadits yang
terkait
Diskusi tentang kandungan makna QS. Al Maidah (5):
48;Q.S. Az-Zumar (39) : 39; dan Q.S. At Taubah (9): 105 serta Hadits yang
terkait
·
Assosiasi
-
Menyimpulkan
kaedah tajwid yang terdapat pada QS. Al Maidah (5): 48;Q.S. Az-Zumar (39) :
39; dan Q.S. At Taubah (9): 105
-
Menyimpulkan
makna mufrodat dan ijmali yang terdapat dalam
QS. Al Maidah (5): 48;Q.S. Az-Zumar (39) : 39; dan Q.S. At Taubah (9):
105 serta Hadits yang terkait
-
Menyimpulkan kandungan makna QS. Al Maidah (5): 48;Q.S. Az-Zumar (39) : 39; dan Q.S. At
Taubah (9): 105 serta Hadits yang terkait.
·
Komunikasi
-
Menyajikan kaedah tajwid
yang terdapat QS. Al Maidah (5): 48;Q.S. Az-Zumar (39)
: 39; dan Q.S. At Taubah (9): 105
-
Menyajikan makna
mufrodat dan ijmali yang terdapat dalam QS. Al Maidah
(5): 48;Q.S. Az-Zumar (39) : 39; dan Q.S. At Taubah (9): 105 serta Hadits
yang terkait
-
Menyajikan
kandungan makna QS. Al Maidah (5): 48;Q.S. Az-Zumar (39) : 39; dan Q.S. At
Taubah (9): 105 serta Hadits yang terkait
-
Mendemonstrasikan bacaan tartil dan hafalan QS. Al Maidah (5): 48;Q.S. Az-Zumar (39) : 39; dan Q.S. At Taubah (9):
105 serta Hadits yang terkait
·
Refleksi
Menampilkansikap kompetitif dalam kebaikan dan
kerja keras, dalam kehidupan sehari-hari sebagai refleksi dari
pemahaman QS. Al Maidah (5): 48;Q.S. Az-Zumar (39) : 39; dan Q.S. At
Taubah (9): 105 serta Hadits yang terkait
|
70 menit
|
|
Penutup
|
·
Klarifikasi/kesimpulan siswa
dibantu oleh guru menyimpulkan materi
·
Evaluasi untuk mengukur
ketercapaian tujuan pembelajaran
·
Siswa melakukan refleksi tentang
pelaksanaan pembelajaran
·
Mengucapkan salam
|
10 menit
|
H. Alat (Bahan) / Sumber Belajar:
a. Alat / Bahan : Al
Qur’an
Power point, Video, LCD, Laptop
b. Sumber
Belajar : Buku PAI Kls XI Kemdikbud
·
Al-Quran
dan Al-Hadits
·
Buku
tajwid
·
Kitab
tafsir Al-Qur’an
·
Buku
lain yang menunjang
·
Multimedia interaktif dan Internet
I. Penilaian
1. Prosedur :
a. Penilaian proses
belajar mengajar oleh guru
b. Penilaian hasil
belajar (tes lisan/ tertulis berbentuk Esay)
2. Alat Penilaian
(Soal terlampir)
|
Mengetahui
Kepala Sekolah
HUSEN, S.Pd
NIP. 19581231 199412 1 077
|
Masohi,
Agustus 2014
Guru Mata Pelajaran
Dra. JAMILAH
NIP. 19671231 199601 2 001
|
Lampiran
Bacalah
ayat-ayat berikut dengan tartil dan renungkanlah maknanya serta perhatikan adab
dan sopan santun membaca Al Qur’an.
·
Q. S. Al Baqarah ayat 148
Q. S. Al Baqarah ayat 148
·
Q.S. Al Fatir, 32-33

·
Q.S. Al Alaq; 1-5
·
Q. S. Al Al Nujadilah : 11
![]() |
·
Q.S. Al Jum’ah 9 - 10
![]() |
![]() |
1. Bacaan dan Penjelasan Tajwid
Ø Bacalah ayat berikut dengan
tartil dan fasih. Kemudian salin kembali dengan benar dan baik.
![]() |
2.Terjemahan ayat
Terjemahan
Q.S. Al Baqarah, 2 : 148 adalah :
Dan setiap umat mempunyai kiblat yang dia menghadap kepadanya. Maka
berlomba-lombalah kamu dalam kebaikan. Dimana
saja kamu berada, pasti Allah akan mengumpulkan kamu semuanya. Sungguh
Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.
3.
Kandungan
o Setiap
umat mempunyai kiblat / syariat atau aturan masing-masing. Bagi umat Islam
kiblatnya adalah Ka’bah sebagai pusat menghadap ketika salat.
o Kaum
muslimin hendaknya giat beribadah, beramal, bekerja, dan berlomba-lomba dalam
kebaikan.
o Pada hari
Kiamat nanti Allah SWT akan mengumpulkan setiap umat manusia. Pada saat itu, manusia akan diadili dengan
seadil-adilnya tentang perbuatan yang mereka lakukan ketika di dunia. Manusia
akan dimintai pertanggung jawaban atas apa yang telah mereka kerjakan. Pada saat itu pula akan diketahui siapa di
antara mereka yang paling benar dan paling baik amalnya.
4.
Penjelasan
Qur’an Surat Al Baqarah terdiri dari 286 ayat diturunkan di Madinah yang
sebagian besar diturunkan pada permulaan tahun Hijriyah, kecuali ayat 281
diturunkan di Mina pada Haji Wada’ (haji Nabi Muhammad s.a.w. yang terakhir).
Seluruh ayat dari surat Al Baqarah termasuk ayat Madaniyah, merupakan surat
yang terpanjang diantara surat-surat Al qur’an yang di dalamnya terdapat pula
ayat yang terpanjang, yakni ayat 282.
Surat ini dinamai surat “Al Baqarah” karena di dalamnya disebutkan kisah
penyembelihan sapi yang diperintahkan Allah kepada Bani Israil ( lihat : ayat
67 – 74 ), dimana dijelaskan watak orang Yahudi pada umumnya. Surat Al Baqarah
dinamai pula surat Fusthaatul Qur’an artinya
puncak Al Qur’an karena memuat
beberapa hukum yang tidak disebutkan dalam surat yang lain.
Pada surat Al Baqarah 148 dijelaskan bahwa manusia di alam ini telah
terjadi golongan-golongan dimana mereka telah meyakini kebenaran aturan dan
syare’atnya masing-masing seperti : golongan Islam, Nasrani, Yahudi, Budha,
Hindu dan umat lainnya. Namun bagi umat Islam haruslah yakin bahwa syare’at
Islam adalah syare’at yang benar karena kebenaran syare’at Islam itu telah
ditetapkan kebenarannya oleh Allah dan dinyatakan agama yang paling benar pula
sebagaimana firman-Nya dalam Q.S. Ali Imran : 19 yang artinya :”Sesungguhnya agama (yang diridoi ) di sisi
Allah hanyalah Islam”. Pada ayat lain Q.S. Ali Imran ayat 85 juga
dijelaskan yang artinya :”Barang siapa mencari
agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu)
dari padanya, dan dia di akherat termasuk orang-orang yang rugi”.
Kata kiblat berarti arah yang dituju umat Islam dalam melaksanakan
ibadah salat. Namun kiblat bisa diartikan sebagai syari’at, agama,
undang-undang atau peraturan yang dijalani oleh manusia.
Ada sejarah umat Islam yang dahulunya menghadap kiblat ke Baitul Maqdis
di Yerussalem ketika melaksanakan ibadah salat. Kemudian beralih ke Baitullah
Ka’bah di Makkah setelah mendapatkan perintah Allah yang tercantum dalam Q.S.
Al Baqarah ayat 144 yang artinya : “Sungguh
kami (sering) melihat mukamu menengadah ke langit (berdo’a dan menunggu-nunggu
turunnya wahyu), maka sungguh Kami akan memalingkan kamu ke kiblat yang kamu
sukai. Palinglah mukamu ke arah Masjidil Haram. Dan dimana saja kamu berada,
palinglah mukamu ke arahnya. Dan sesungguhnya orang-orang (yahudi dan Nasrani)
yang diberi Al Kitab (Taurat dan Injil) memang mengetahui, bahwa berpaling ke
Masjidil Haram itu adalah benar dari Tuhannya. Dan Allah sekali-kali tidak
lengah dari apa yang mereka kerjakan”.
Umat Islam dan umat manusia pada umumnya diperintahkan untuk berlomba-
lomba berbuat kebajikan yaitu melakukan perbuatan-perbuatan yang bermanfaat
untuk kesejahteraan umat manusia baik lahiriyah maupun bathiniah, seperti
berlomba-lomba mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dapat
dimanfaatkan oleh manusia untuk mencapai kesejahteraan dan kemakmuran hidup di
dunia, bukan sebaliknya yang digunakan untuk menyengsarakan atau mengancam
kelangsungan kehidupan manusia.
.
![]() |
1. Bacaan dan Penjelasan Tajwid
Ø Bacalah ayat berikut dengan
tartil dan fasih. Kemudian salin kembali dengan benar dan baik.
![]() |
1. Terjemahan ayat
Terjemahan Q.S. Faatir, 35 :
32 adalah :
Kemudian Kitab itu Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih
diantara hamba-hamba Kami, lalu di antara mereka ada yang menzalimi diri
sendiri; ada yang pertengahan; dan ada
(pula) yang lebih dahulu berbuat kebaikan *) dengan izin Allah. Yang
demikian itu adalah karunia yang besar.
*)
menzalimi diri sendiri ialah orang yang
lebih banyak kesalahannya daripada kebaikannya, dan “ pertengahan “ ialah orang
yang kebaikannya berbanding sama dengan kesalahannya, sedang yang dimaksud
dengan “ orang yang lebih dahulu dalam berbuat kebaikan” ialah orang-orang yang
kebaikannya sangat banyak dan sangat jarang berbuat kesalahan.
2.
Kandungan
o Allah SWT
mewariskan Kitab suci Al Qur’an kepada hamba-hambanya yang terpilih yaitu umat
Islam.
o Sikap umat
Islam terbagi menjadi tiga golongan, yaitu 1). golongan yang mengamalkan
agamanya, tetapi juga masih lebih banyak berbuat kejahatan/buruk; 2) golongan
yang dalam pertengahan yaitu amal kebajikannya
berbanding dengan amal keburukannya; 3) golongan selalu berbuat
kebajikan sehiangga dalam beramal selalu mendahulukan kebajikan dan
menghindarkan berbuat jahat/dosa.
o Golongan
umat Islam yang senantiasa dapat beramal baik yang lebih banyak, mereka itulah
yang mendapatkan karunia besar dari Allah SWT.
3.
Penjelasan
Qu’an surat Faatir terdiri atas 45 ayat,
termasuk golongan surat-surat Makiyah, diturunkan sesudah surat Al Furqan. Kata Faatir
berarti “ pencipta “ ada
hubungannya dengan perkataan “ Faatir “ yang terdapat pada ayat pertama surat
ini. Pada ayat tersebut bahwa Allah adalah Pencipta langit dan bumi. Pencipta
malaikat-malaikat, Pencipta semesta alam yang semuanya itu adalah bukti atas
kekuasaan dan kebesaran-Nya.
Maksud kelompok dholimun linafsihi atau
kelompok yang menganiaya diri itu adalah kelompok yang mengaku beragama Islam
tetapi lebih banyak melakukan perbuatan kejahatan dan dosa dari pada
kebaikannya. Kelompok ini adalah termasuk
golongan yang merugi, nanti di akherat akan ditempatkan di neraka dan
akan memperoleh siksa karena perbuatan dosanya. Namun setelah mereka disiksa
sesuai dengan kesalahan dan dosanya, mereka akan mendapatkan ampunan dari Allah
karena keimanannya sehingga dikeluarkan dari api neraka. Hal ini berdasarkan
hadis Rosulullah yang artinya :” akan keluar dari neraka siapa saja yang
mengucapkan LAAILAAHA ILLALLAH, sedangkan dalam hatinya (hanya) ada kebaikan
sebesar debu” (H.R. Buchori –
Muslim, dan Tirmidzi)
Maksud kelompok muqtashid yakni, kelompok yang ada dipertengahan adalah
kelompok umat Islam yang perbuatan baiknya sebanding dengan perbuatan jahatnya.
Kelompok ini akan ditempatkan di A’raf yaitu tempat antara surga dan neraka.
Kemudian beberapa waktu yang telah ditetapkan Allah golongan ini lalu
dimasukkan ke dalam surga.
Sedangkan kelompok saabiqun bil khoirooti adalah
kelompok umat Islam yang lebih dahulu berbuat kebajikan, mereka gemar berbuat
kebaikan, tidak mau berbuat kejahatan atau dosa. Kelompok ini akan memperoleh kebahagiaan di
dunia dan akherat. Di akherat akan ditempatkan di surga Adn dengan
segala fasilitas-fasilitasnya, seperti yang diterangkan dalam Q.S. Al Fathir
ayat 33 yang artinya : “(Bagi mereka) surga Adn, mereka masuk ke dalamnya,
di dalamnya mereka diberi perhiyasan dengan gelang-gelang dari emas, dan dengan
mutiara, dan pakaian mereka di dalamnya dari sutera”
KEGIATAN SISWA
v Diskusikan
dengan teman-temanmu bagaimana sikap dan perilaku orang yang tergolong kelompok
sabiqun bilkhairat itu.
v Coba
identifikasi perilaku golongan orang yang zalim terhadap dirinya sendiri.
v Coba
renungkan apa manfaat dan hikmah yang
dapat dipetik bagi kelompok orang yang dapat beramal saleh lebih banyak dari pada
kejahatan/dosanya.
RANGKUMAN
¨
Surah Al Baqarah,2 : 148 berisi
bahwa setiap umat itu mempunyai kiblat, aturan dan syari’ah masing-masing.
Allah SWT menyuruh kepada semua manusia untuk memilih agama yang paling benar (
Islam ) dan disuruh beribadah, beramal, bekerja dan berlomba-lomba dalam
berbuat kebajikan.
¨
Kandungan Q.S. Faatir, 35 : 32 adalah menerangkan tentang
adanya tiga golongan umat Islam sebagai pewaris Kitab Al Qur’an yaitu golongan yang menganiaya dirinya sendiri,
golongan yang ada dalam pertengahan, golongan yang lebih dahulu berbuat
kebajikan. Kelompok yang lebih dahulu
berbuat kebaikan tentu akan mendapat karunia dari Allah baik di dunia maupun di
akherat.
UJI KOMPETENSI
Aspek afektif
Isilah pernyataan-pernyataan berikut sesuai dengan sikapmu yang
sebenarnya dengan cara mencontreng ( √ ) pada kolom yang tersedia
|
INTERNALISASI AKHLAK
MULIA
|
|||||
|
No
|
Pernyataan
|
setuju
|
tidak setuju
|
tidak tahu
|
alasan
|
|
1
|
Memberikan kasih sayang, rasa
|
……
|
……
|
…..
|
……
|
|
|
hormat dan bantuan kepada fakir miskin adalah kewajiban kita bersama.
|
|
|
|
|
|
2
|
Berlomba-lomba dalam berbuat
|
……
|
……
|
…..
|
……
|
|
|
kebajikan merupakan perbuat-an terpuji.
|
|
|
|
|
|
3
|
Muslim / muslimat yang sering
|
……
|
……
|
…..
|
……
|
|
|
berbuat dosa besar termasuk
orang yang menganiaya diri.
|
|
|
|
|
|
4
|
Umat Islam yang
perbuatan -
|
……
|
……
|
…..
|
……
|
|
|
perbuatan baiknya sebanding dengan perbuatan jahatnya ia lebih dahulu
akan ditempatkan di neraka.
|
|
|
|
|
|
5
|
Umat Islam yang
perbuatan-
|
…..
|
….
|
….
|
…..
|
|
|
perbuatan baiknya lebih ba-nyak
dari perbuatan dosanya maka ia akan masuk surga.
|
|
|
|
|
Lampiran
2 : Format Penilaian Proses bealajar
FORMAT
PENGAMATAN SIKAP
|
No
|
Nama
Siswa
|
Disiplin
|
Tanggung
jawab
|
Peduli
|
Kerja
keras
|
||||||||
|
a
|
b
|
c
|
a
|
b
|
c
|
a
|
b
|
c
|
a
|
b
|
c
|
||
|
1
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
2
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
3
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
4
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
5
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
6
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
7
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
8
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
9
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
10
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
11
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
12
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
13
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
14
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
15
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
16
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
17
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
18
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
19
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
20
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
21
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
22
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
23
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
24
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
25
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
26
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
27
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
28
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
29
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
30
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
31
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
32
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
34
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
35
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
36
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
37
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
39
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
INDIKATOR
KOMPETENSI INTI 1 DAN 2
1.
Disiplin
a.
Selalu
hadir di kelas tepat waktu
b.
Mengerjakan
LKS sesuai petunjuk dan tepat waktu
c.
Mentaati
aturan main dalam kerja mandiri dan kelompok
2.
Tanggung
jawab
a.
Berusaha
menyelesaikan tugas dengan sungguh-sungguh
b.
Bertanya
kepada teman/guru bila menjumpai masalah
c.
Menyelesaikan
permasalahan yang menjadi tanggung jawabnya
d.
Partisipasi
dalam kelompok
3.
Peduli
a.
Menjaga
kebersihan kelas, membantu teman yang membutuhkan
b.
Menunjukkan
rasa empati dan simpati untuk ikut menyelesaikan masalah
c.
Mampu
memberikan ide/gagasan terhadap suatu masalah yang ada di sekitarnya
d.
Memberikan
bantuan sesuai dengan kemampuannya
4.
Kerja
keras
a.
Mengerjakan
LKS dengan sungguh-sungguh
b.
Menunjukkan
sikap pantang menyerah
c.
Berusaha
menemukan solusi permasalahan yang diberikan
PEDOMAN PENILAIAN:
a.
Penilaian
dilakukan dengan cara membandingkan karakter siswa pada kondisi awal dengan
pencapaian dalam waktu tertentu.
b.
Hasil
yang dicapai selanjutnya dicatat, dianalisis dan diadakan tindak lanjut.
.
·
Tugas
-
Melakukantelaahterhadapkaedah tajwid dan kandungan makna yang
terdapat dalam QS. Al Maidah (5): 48;Q.S. Az-Zumar
(39) : 39; dan Q.S. At Taubah (9): 105 serta Hadits yang terkait
·
Observasi
- Mengamati
pelaksanaan diskusi dengan menggunakan lembar observasi yang memuat:
- Isi
diskusi (kaedah
tajwid, makna mufrodat dan ijmali, dan kandungan makna ayat al-Qur’an)
kompetitif dalam
kebaikan dan kerja keras dalam kehidupan seha-hari sebagai implemantsi dari
pemahaman QS. Al Maidah (5): 48;Q.S. Az-Zumar (39) : 39; dan Q.S. At Taubah (9): 105
serta Hadits yang terkait
·
Portofolio
-
Membuat
laporan tentang kaedah tajwid, makna mufrodat dan
ijmali, serta kandungan makna QS. Al Maidah (5):
48;Q.S. Az-Zumar (39) : 39; dan Q.S. At Taubah (9): 105 serta Hadits yang
terkait
·
Tes
-
Tes
kemampuan
kognitif
dengan bentuk tes soal – soal pilihan ganda dan uraian





